BAB
II
PERTUMBUHAN
DAN PERKEMBANGAN INDIVIDUAL PESERTA DIDIK
Hakikat
tentang pertumbuhan dan perkambangan
Dari
berbagai devinisi para ahli diperoleh pernyataan bahwa istilah pertumbuhan
tidak bisa dipisahkan secara tajam, namun bila ingin dibedakan maka pertumbuhan
lebih menunjuk kepada perubahan fisik sedang pekembangan lebih menuju kepada
perubahan psikis dimana perubahan-perubahan tersebut terjadi akibat dari
kekuatan-kekuatan interen secara otomatis dan kekuatan-kekuatan dari luar.
- A.
Pertumbuhan dan perkembangan individual peserta didik
Istilah
pertumbuhan biasa digunakan untuk menyatakan perubahan-perubahan ukuran fisik
yang secara kuantitatif yang semakin lama semakin besar atau panjang.Dan
istilah perkembangan digunakan untuk menyatakan perubahan-perubahan dalam aspek
psikologis dan sosial dimana aspek ini meliputi aspek-aspek
intelek,emosi,bahasa,bakat khusus nilai dan moral serta sikap.
Pokok-pokok
pertumbuhan dan perkembangan
- 1.
Pertumbuhan fisik
Pada
dasarnya merupakan perubahan fisik dari kecil atau pendek menjadi besar dan
tinggi yang prosesnya terjadi sejak sebelum lahir hingga dia dewasa pertumbuhan
fisik ini sifatnya dapat di indra oleh mata dan dapat di ukur oleh satuan
tertentu.
- 2.
Perkembangan Intelektual atau daya pikir
Intelek
atau daya pikir seseorang berkembang berjalan dengan pertumbuhan saraf otaknya
dalam tahap ini inidividu lebih menonjolkan pada sikap refleknya terhadap
stimular dan respon terhadap stimulan tersebut.
- 3.
Perkembangan emosi
Berhubungan
erat dengan keinginan untuk segera memenuhi kebutuhan terutama kebutuhan
primer. Jika kebutuhan itu tidak segera dipenuhi, dia akan merasa kecewa dan
sebaliknya. Kecewa dan puas merupakan perasaan yang mengandung unsur senang dan
tidak senang seperti pada pertumbuhan bayi. Emosi ini merupakan perasaaan yang
disertai oleh perubahan perilaku fisik sebagai contoh bayi yang lapar akan
menangis dan akan semakin keras tangisanya jika tidak segera disusui atau
diberi makan. Perasaan marah ditunjukan oleh reaksi teriakan dengan suara keras
dan jika sedang merasa gembira akan melonjak-lonjak sambil tertawa lebar dan
sebagainya.
- 4.
Perkembangan Sosial
Dalam
proses pertumbuhan dan perkembangannya, setiap individu tidak dapat berdiri
sendiri atau membutuhkan bantuan individu lain demi untuk dapat mempertahankan
kehidupanya. Adapun lingkungan sosial individu dalam peran perkembangannya
dimulai dari lingkungan keluarga, lingkungan luar keluarga,lingkungan
masyarakat selalnjutnya orang yang dikenal semakin banyak dan semakin heterogen
dalam berkehidupan sosial. Dalam perkembangannya dia mengetahui bahwa
kehidupan manusia itu tidak seorang diri, harus saling membantu dan dibantu,
memberi dan diberi dan sebagainya.
- 5.
Perkembangan Bahasa
Fungsi
pokok bahasa adalah sebagai alat komunikasi atau sarana pergaulan dengan
sesamanya. Bahasa sebagai alat komunikasi dapat diartikan sebagai tanda, gerak,
dan suara untuk mnyampaikan isi pikiran dan perasaan kepada orang lain.
- 6.
Bakat Khusus
Seseorang
yang memiliki bakat akan mudah dapat diamati karena kemampuan yang dimilikinya
berkembang dengan pesat, seperti kemampuan dibidang seni, olahraga, atau
ketrampilan.
- 7.
Sikap, Nilai, dan Moral
Adapun
masa anak-anak, perkembangan moral yang terjadi masih relatif terbatas.Ia belum
menguasai nilai-nilai abstrak yang berkaitan dengan benar-salah dan baik-buruk
atau inteleknya masih terbatas. Selain itu ia belum mengetahui manfaat suatu
nilai dan norma dalam kehidupannya. Semakin tumbuh dan berkembang fisik dan
psikisnya, ia mulai dikenalkan terhadap nilai-nilai, ditunjukkan hal-hal yang
boleh dan yang tidak boleh, yang harus dilakukan dan yang dilarang. Proses ini
dikenal dengan istilah sosialisasi nilai-nilai.
- B.
Perbedaan Individual Peserta Didik
Setiap
individu terjadi variasi individual dalam perkembangan yang menyangkut variasi
yang terjadi pada aspek fisik maupun psikologis. Hal ini terjadi karena
perkembangan itu sendiri merupakan suatu proses perubahan yang kompleks,
melibatkan berbagai unsur yang saling berpengaruh satu sama lain. Perbedaan
yang paling mudah dikenali adalah perbedaan fisik, seperti bentuk badan, warna
kulit, bentuk muka, tinggi badan, sikap perilaku seperti kelincahan, banyak
bergerak, suka bicara, pendiam, tidak aktif, dan nada suaranya rendah.
- Bidang-bidang perbedaan
individual
ü
Umur kronologis,
ü
Jumlah dan jenis pengalaman dan pengetahuan yang dibawa individu,
ü
Kehidupan individu dalam berkelompok, berkeluarga, dan bermasyarakat,
ü
Perbedaan kognitif mengarah pada proses belajar mengajar individu,
ü
Kemampuan berbahasa (kemampuan berbahasa ini berbeda antara satu individu dan
individu lainnya serta sangat dipengaruhi oleh faktor kecerdasan dan faktor
lingkungan),
ü
Perbedaan dalam kecakapan motorik (Kemampuan motorik dipengarui oleh kematangan
pertumbuhan fisik dan tingkat kemampuan berfikir seseorang karena kematangan
pertumbuhan fisik dan kemampuan berfikir setiap orang berbeda-beda, kecakapan
motorik masing-masing pun berbeda),
ü
Perbedaan dalam latar belakang (latar belakang keluarga, baik dilihat dari segi
sosial ekonomi, kultural adalah berbeda-beda. Demikian pula lingkungan
sekitarnya, baik lingkungan sosial budaya maupun lingkungan fisik akan
berpengaruh yang berbeda-beda,
ü
Perbedaan bakat (bakat adalah kemampuan khusus yang dimiliki seseorang sejak
lahir). Kemampuan tersebut akan berkembang secara baik apabila mendapat
rangsangan dan latihan secara tepat oleh karena itu bakat masing-masing
individu sangat komplek hal ini tergantung individu itu sendiri dan pemberian
rangsangan maupun pelatihannya,
ü
Perbedaan dalam kesiapan belajar (perbedaan individu tidak hanya disebabkan
oleh keragaman kematangan tapi juga oleh keragaman latar belakkang sebelumnya)
contoh bagi anak kelas satu sekolah dasar ditemukan umur kronologis antara
3tahun sampai 8tahun yang secara normal seharusnya telah duduk di kelas 2 atau
3 tapi kemampuan belajarnya masih sama dengan mereka yang duduk di kelas 1 hal
ini menggambarkan pengaruh lingkungan keluarga yang amat buruk sehingga
kemampuan dan ekspresi berbahasanya kurang baik.
- C.
Perbedaan individual yang unik
Setiap
individu adalah khas atau unik.Perbedaan ini meliputi perbedaan fisik , pola
berfikir dan cara merespon atau mempelajari hal baru. Distikalam hal belajar,
tiap individu memiliki kelebihan dan kekurangan dalam menyerap materi
pelajaran.Oleh karena itu, dalam dunia pendidikan dikenal berbagai metode untuk
memenuhi tuntutan perbedaan individu.Berdasarkan kemampuan yang dimillki otak
cara belajar individu dapat dibagi dalam 3 kategori yaitu:
ü
Cara belajar visual atau melihat,
ü
Auditorial atau mendengar,
ü
Kinestik.
Pengategorian
ini merupakan pedoman bahwa individu memiliki salah satu karakteristik yang
paling menonjol sehingga jika dia mendapatkan rangsangan yang sesuai dalam
belajar, dia mudah menyerap pelajaran karena individu menemukan metode belajar
yang sesua dengan karakteristik cara belajar dirinya, dia akan cepat menjadi
pintar.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar