Jumat, 28 Juni 2013

BAHASA sebagai WARISAN BIOLOGIS dan LINGKUNGAN



a.     Bahasa sebagai Warisan Biologis
            Pada waktu dilahirkan ke dunia, anak belum siap untuk mengggunakan bahasa seperti halny burung. Namun, anak-anak ketika dilahirkan ke dunia dilengkapi dengan Alat Pemerolehan Bahasa (Leanguage Acquisition Device = LAD) yaitu ikatan biologis yang memungkinkan anak menditeksi kategori bahsa tertentu, seperti fonologi, sintaksis dan semantik. LAD adalah suatu kemampuan gramatikal yang dimiliki manusia yang dibawa sejak lahir yang mendasari semua bahasa manusia. Dalam proses perkembangan bahasa, otak juga turut berperan penting dalam pemahaman bahasa, otak kiri berperan penting dibandingkan dengan otak kanan. Tetapi dalam bebagai kegiatan, otak kiri dan otak kanan saling berkaitanAnak di lahirkan pada dasarnya belum bisa berbicara. Bahasa yang di peroleh anak dapat berhubungan dengan evolusi biologis, otak, system, syaraf dan sistem vokal. Seseorang belajar bahasa memerlukan waktu tertentu pula. Pada dasarnya anak di lahirkan ke dunia di lengkapi dengan alatalat pemerolehan bahasa yaitu ikatan biologis yang memungkinkan anak dapat memahami bahasa tersebut seperti fonologi, sintaksis dan sematik. Proses perkembangan bahasa pada anak memerlukan waktu dan bertahap sehingga harus di kembangkan mulai sejak dini. Peranan biologis dalam perkembangan bahasa sangat kuat akan tetapi aspek yang lebih mempunyai peranan lebih penting yaitu aspek lingkungan.
b.      Bahasa Sebagai Warisan Lingkungan
Kebanyakan seorang anak dapat menguasai bahasa karena faktor dari luar individu, yaitu lingkungan. Lingkungan yang sangat berperan dalam mewariskan bahasa kepada anak adalah lingkungan keluarga. Hal itu disebabkan karena keluarga menjadi tempat proses berkembangnya seorang anak untuk menjadi manusia yang sempurna. Bahasa anak-anak diperoleh dari pengukuhan dan peniruan yang dilakukan si anak terhadap bahasa di lingkungan tempat tingggalnya Dalam kehidupan manusia faktor lingkungan sangat penting dan berpengaruh bagi perkembangan seseorang karena seseorang dapat menggunakan bahasa dari usia dini sampai sekarang ini karena pengaruh dari lingkungannya. Lingkungan dapat berpengaruh terhadap sistem komunikasi seseorang dan sangat membangkitkan minat dalam pemerolehan bahasa. Seseorang dalam memperoleh bahasa. Contoh bahasa sebagai warisan lingkungan yaitu misalkna seorang ibiu mengajarkan bahasa atau mengajak anak untuk bercakap-cakap. Dalam hal ini maka anaka tersebut akan lebih mengenal tentang bahasa dan mempunyaim kemampuan tentang bahasa kemudian setelah anak ini sudah memahami bahasa setelah itu ibu juga bisa meningkatkan tentang pengetahuan bahasanya dengan cara menyuruh anak untuk berberita dan mengajak tanya jawab tentang kejadian yang di alaminya pada waktu di sekolah. Dengan kegiatan ini maka anak akan lebih memahami , mengetahui, dan menggunakan bahasa dengan baik.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar