Perkembangan bahasa sesudah usia 5 tahun
Dalam periode ini
ada anak dianggap telah menguasai struktur sintaksis dalam bahasa pertamanya,
sehingga ia dapat membuat kalimat lengkap. Jadi sudah tidak terlalu banyak
masalah. Menurut Piaget, pada periode ini perkembangan anak di bidang kognisi
masih berkembang terus sampai usia 14 tahun, sedangkan peranan kognisi sanga t
besar dalam penggunaan bahasa. Dengan masih terus berkembangnya kognisi, dengan
sendirinya perkembangan bahasa juga masih berkembang.
Ada beberapa
penelitian tentang perkembangan bahasa sesudan usia 5 tahun, antara lain
penelitian yang dilakukan oleh A. Karmiloff Smith yang menyelidiki bahasa
anak-anak sekolah (1979) yang menyatakan bahwa antara usia 5 – 8 tahun muncul
cirri-ciri baru yang khas pada bahasa anak, yaitu kemampuan untuk mengerti
hal-hal yang abstrak pada taraf yang lebih tinggi. Baru kemudian sesudah anak
usia 8 tahun bahasa menjadi alat yang betul-betuk penting baginya untuk
melukiskan dan menyampaikan pikiran.
Dalam bidang
semantic terlihat kemajuan-kemajuan yang tercermin pada penambahan kosa kata,
dan penggunaan kata sambung secara tepat. Tetapi aturan sintaksis khusus untuk
pembuatan kalimat konteks baru dikuasai secara bertahap antara usia 5 – 10
tahun. Selanjutnya pada usia 7 tahun baru dapat menggunakan kalimat pasif,
maksudnya mengerti aturan-aturan tatabahasa mengenai prinsip-prinsip khusus,
bertidak ekonomis dalam mengungkapkan sesuatu serta menghindari hal-hal yang
berlebihan. Sampai SMP keterampilan bicara lebih meningkat, sintaksis lebih
lengkap dengan variasi-variasi struktur dan variasi-variasi kata, baik
kekomplekan kalimat tulis maupun lisan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar